Senin, 30 Januari 2012

PEMASARAN GLOBAL



Pemasaran global
Pemasaran global adalah pemasaran berkala seluas dunia. Peluang pasar selalu terbuka bagi semua pelaku usaha, tak terkecuali di pasar ekspor. Yang penting mesti kreatif dan mau berinovasi dalam mengembangkan pasar.Pelaku bisnis yang tangguh tentu tak mudah ditenggelamkan oleh setiap perubahan tantangan bisnis meski tantangan yang datang semakin berat. Bagi para pebisnis sejati, kesulitan justru menjadi cambuk yang melecut semangat untuk memecahkannya sehingga usaha dapat semakin berkembang dan maju. Karakter semacam itu tampaknya juga melekat pada sederet pengelola perusahaan di Indonesia yang juga terlihat dari kinerja perusahaan yang dikelola yang hasilnya memang super.
Latar belakang
Manajemen Pemasaran Global adalah Disiplin ilmu universal dapat diterapkan di mana saja, baik di Amerika atau di Jepang.Kebiasaan pemasaran bervariasi dari satu negara ke negara lain. Konsep Pemasaran : Sekitar tahun 1960 konsep pemasaran strategis, dengan konteks lingkungan eksternal yang lebih luas spt pelanggan, persaingan, kebijakan dan peraturan pemerintah, ekonomi secara luas, dan tekanan ekonomi makro yang membentuk evolusi pasar. Selain itu tujuan pemasaran yang berubah secara drastis, dari laba ke keuntungan bagi pemercaya (stakeholder) Tiga Prinsip Pemasaran1. Nilai Pelanggan dan Persamaan Nilai2. Keunggulan Kompetitif atau Diferensial3. Fokus Pentingnya Pemasaran Global Pemasaran global adalah proses memfokuskan sumber daya dan sasaran dari sebuah perusahaan terhadap peluang pemasaran global.
Manfaat Pasar Global
Ada 2 manfaat yaitu:
1.    mengambil manfaat dari peluang untuk pertumbuhan dan ekspansi, dan
2.    untuk bertahan hidup.
Orientasi Manajemen :
1.    Etnosentris
2.    Polisentris
3.    Regiosentris
4.    Geosentris
Hal yang mendorong dan menghambat Pemasaran Global
Pemasaran global saat ini dibentuk oleh pengaruh dinamis dari beberapa kekuatan yang mendorong dan yang menghambat.
Hal yang mendorong di antaranya adalah : - kebutuhan dan keinginan pasar - teknologi - perbaikan transportasi - biaya - kualitas - perdamaian global - pertumbuhan ekonomi dunia - mengenali peluang untuk mengembangkan daya tuas secara global
Hal yang menghambat : - perbedaan pasar - kecadokan manajemen - budaya organisasi - kendali nasional
Konsep Pemasaran Global
1. Kebutuhan, Keinginan dan Permintaan
Kebutuhan manusia adalah keadaan dimana manusia merasa tidak memiliki kepuasan dasar. Kebutuhan tidak diciptakan oleh masyarakat atau pemasar, namun sudah ada dan terukir dalam hayati kondisi manusia. keinginan adalah hasrat akan pemuas tertentu dari kebutuhan tersebut. Keinginan manusia dibentuk oleh kekuatan dan institusi sosial. Sedangkan Permintaan adalah keinginan akan sesuatu yang didukung dengan kemampuan serta kesediaan membelinya. Keinginan menjadi permintaan bila didukung dengan daya beli. Perbedaan ini bisa menjelaskan bahwa pemasar tidak menciptakan kebutuhan; kebutuhan sudah ada sebelumnya Pemasar mempengaruhi keinginan dan permintaan dengan membuat suatu produk yang cocok, menarik, terjangkau dan mudah didapatkan oleh pelanggan yang dituju.
2.Produk
Produk adalah sesuatu yang dapat ditawarkan untuk memenuhi kebutuhan atau keinginan pelanggan. Pentingnya suatu produk fisik bukan terletak pada kepelikannya tetapi pada jasa yang dapat diberikannya Oleh karena itu dalam membuat produk harus memperhatikan produk fisik dan jasa yang diberikan produk tersebut.
3. Nilai, Biaya dan Kepuasan
Nilai adalah perkiraan pelanggan tentang kemampuan total suatu produk untuk memenuhi kebutuhannya Setiap produk memiliki kemampuan berbeda untuk memenuhi kebutuhan tersebut, tetapi pelanggan akan memilih produk mana yang akan memberi kepuasan total paling tinggi. Nilai setiap produk sebenarnya tergantung dari seberapa jauh produk tersebut dapat mendekati produk ideal, dalam ini termasuk harga.
4. Pertukaran, Transaksi dan Hubungan
Kebutuhan dan keinginan manusia serta nilai suatu produk bagi manusia tidak cukup untuk menjelaskan pemasaran. Pemasaran timbul saat orang memutuskan untuk memenuhi kebutuhan serta keinginannya dengan pertukaran. Pertukaran adalah salah satu cara mendapatkan suatu produk yang diinginkan dari seseorang dengan menawarkan sesuatu sebagai gantinya. Pertukaran merupakan proses dan bukan kejadian sesaat. Masing-masing pihak disebut berada dalam suatu pertukaran bila mereka berunding dan mengarah pada suatu persetujuan. Jika persetujuan tercapai maka disebut transaksi. Transaksi merupakan pertukaran nilai antara dua pihak. Untuk kelancaran dari transaksi, maka hubungan yang baik dan saling percaya antara pelanggan, distributor, penyalur dan pemasok akan membangun suatu ikan ekonomi, teknis clan sosial yang kuat dengan mitranya. Sehingga transaksi tidak perlu dinegosiasikan setiap kali, tetapi sudah menjadi hal yang rutin. Hal ini dapat dicapai dengan menjanjikan serta menyerahkan mutu produk, pelayanan dan harga yang wajar secara kesinambungan.
5.Pasar
Pasar terdiri dari semua pelanggan potensial yang memiliki kebutuhan atau keinginan tertentu serta mau dan mampu turut dalam pertukaran untuk memenuhi kebutuhan atau keinginan itu. Istilah pasar untuk menunjukan pada sejumlah pembeli dan penjual melakukan transaksi pada suatu produk.
6. Pemasaran dan Pemasar
Pemasaran adalah keinginan manusia dalam hubungannya dengan pasar, pemasaran maksudnya bekerja dengan pasar untuk mewujudkan transaksi yang mungkin terjadi dalam memenuhi kebutuhan dan keinginan manusia. Pemasaran adalah orang yang mencari sumber daya dari orang lain dan mau menawarkan sesuatu yang bernilai untuk itu. Kalau satu pihak lebih aktif mencari pertukaran daripada pihak lain, maka pihak pertama adalah pemasar dan pihak kedua adalah calon pembeli.
Segmentasi Pasar Global
Segmentasi Pasar adalah membagi sebuah pasar ke dalam kelompok-kelompok pembeli yang berbeda yangg mungkin menghendaki bauran produk atau pemasar yang terpisah. 1.Pemasaran Massal (Mass Marketing): penjual memproduksi, mendistribusi- kan, dan mempromosikan secara massal sebuah produk kepada seluruh pembeli.Pemasar tersebut menciptakan pasar potensial terbesar, biaya paling rendah, harga lebih rendah atau marjin yang lebih tinggi. 2. Pemasaran Segmen : Peursahaan menyadari bahwa pembeli berbeda dalam kebutuhan, persepsi, dan perilaku pembelian. Perusahaan mengisolasi segmen yang lebar yang membentuk suatu pasar dan mengadaptasi apa yang ditawarkannya agar lebih mendekati kebutuhan satu atau beberapa segmen. 3.Pemasaran Ceruk Berfokus pada subgrup di dalam segmen-segmen diatas. Suatu ceruk adalah suatu grup yang didefinisikan dengan lebih sempit, biasanya diidentifikasi dengan memilah suatu segmen menjadi beberapa subsegmen 4.Pemasaran Mikro : Praktik penyesuaian produk dan program pemasar agak cocok dengan citarasa individu atau lokasi tertentu.

STRATEGI KERJA SAMA DAN KEMITRAAN STRATEGI GLOBAL.

A.Pendahuluan        
Strategi dalam menjalankan bisnis itu ada banyak sekali mulai stratgi segmenting, Targetting dan Positioning namun perusahaan tidak akan bisa begitu saja berjalan mulus dengan menerapkan strategi yang mereka anggap sesuai dengan keinginan pasar namun apakah semua perusahaan bergerak sendiri dalam bidang yang sama ? jelas tidak mereka juga mempunyai pesaing dan terkadang kemampuan financial, keterampilan bahkan melihat peluang pasar mereka kalah oleh pesaing oleh sebab itu di dunia global saat ini sangatlah penting untuk memperluas pangsa pasar suatu perusahaan sebaiknya melakukan GSP ialah global strategic partnership dimana hal ini berbeda dengan akuisisi dan merger.

B.Sifat Kemitraan Global
Kerjasama dalam mencapai tujuan yang sama mungkin sudah sering ada hal ini dimulai pada tahun 1980an jumlah aliansi strategis tumbuh dengan kecepatan 20 sampai 30 persen dan pertumbuhan ini lebih banyak di dominasi dengan banyaknya pertumbuhan perusahaan yang melakukan akuisisi.Lalu apa yang sebenarnya diharapkan oleh perusahaan yang melakukan GSP ini selain untuk mencapai tujuan yang sama namun untuk memperjelas alas an ini Roland Smith, yang merupakan Ketua british Aerospace mengemukakan bahwa dengan melakukan kemitraan maka itu adalah salah satu cara yang cepat dan paling murah untuk mengembangkan usaha adapun kelebihan pastinya dengan menggunakan system kemitraan global dibandingkan kemitraan tradisional adalah sebagai berikut:
1)      Alasan pendanaan pengembangan produk baru biasanya memerlukan jumlah financial yang banyak sehingga perusahaan memerlukan mitra agar dapat meredam biaya yang tidak diinginkan.
2)      Persyaratan tekhnologi dari banyak produk kontemporer berarti bahwa suatu perusahaan mungkin tidak memiliki keterampilan, modal, atau kepakaran untuk mengerjakannya sendiri.
3)      Kemitraan mungkin cara terbaik untuk mengamankan akses pada pasar nasional dan wilayah.
4)      Kemitraan menyediakan peluang penting untuk belajar.
Empat hal diatas mungkin sedikit jelas menggambarkan keunggulan strategi kemitraan global saat ini disbanding kemitraan tradisional tetapi ada point yang penting yang dapat berpengaruh terhadap perusahaan dalam melakukan kemitraan ini menurut Proffesor Gary Hamel dari London Buisness School ia mengatakan bahwasanya bahwa system kemitraan terbukti cara tercepat dalam melakukan proses belajar dan siapa yang paling cepat memahami kondisi kemitraan dialah yang akan mendominasi hubungan tersebut.
            Kelebihan serta kemudahan dalam kemitraan bukan cara yang sangat sempurna karena system ini juga memiliki kelemahan, dan kelemahan tersebut ialah masing-masing mitra harus bersedia mengorbankan sebagian kendali, dan terdapat resiko potensial yang berkaitan dengan menguatnya pesaing dari Negara lain.
            Dengan memahami kekurangan dan kelebihan diatas maka perusahaan juga harus dapat membedakan enam karakteristik khusus yang dimiliki oleh kemitraan global dibandingkan dengan kemitraan tradisiona

1.      Dua perusahaan atau lebih mengembangkan strategi jangka panjang bersama dengan tujuan mencapai kepemimpinan dunia dengan mengusahakan biaya paling rendah, diferensiasi, atau kombinasi dari keduanya dan dengan menciptakan pemosisian berdasarkan variasi, kebutuhan atau akses atau kombinasi ketiganya.
2.      Hubungan ini bersifat timbale balik .Setiap mitra memiliki kelebihan spesifik yang akan dibagikan pada mitra lain : Proses belajar harus terjadi di kedua belah fihak.
3.      Visi dan usaha mitra benar-benar global. Jaug melampaui batas Negara dan wilayah sendiri kebagian dunia.
4.      Hubungan ini diatur dengan garis horizontal,bukan vertical. Diperlukan transfer literal keberlanjutan dari sumber daya antara mitra, berbagi tekhnologi dan memadukan sumber daya dianggap suatu norma.
5.      Jika lini itu sepanjang lini vertical, kedua belah fihak harus memahami kekuatan inti mereka dan mampu mempertahankan posisi daya saing mereka terhadap kemungkinan tindakan integrasi kedepan atau kebelakang oleh mitra vertical, dan harus bekerja sama menciptakan nilai unik bagi pelanggan dan mitra hilir dalam rantai nilai.
6.      Kalau bersaing dalam pasar yang tidak termasuk dalam kemitraan , para peserta mempertahankan identitas nasional dan idiologi.
Dengan memahami cirri khas diatas maka diharapkan perusahaan yang saling bermitra dapat melangsungkan hubungan kerja jangka panjang seperti yang di contohkan oleh Nike perusahaan besar sepatu tersebut saja walau membuat hanya sepatu namun disana jelas rantai pasokan untuk membuatnya sehingga keuntungan dengan mitra dapat dibagi sesuai proporsi yang disepakati.

C.Enam Faktor dan Empat Prinsip Penentu Sukses dalam Kemitraan internasional.
            Dengan memiliki anggapan aliansi yang diajak bekerjasama memenuhi enam syarat diatas namun perlu dikaji lagi dengan enam dasar berikut yang lebih memiliki signifikansi untuk menentukan cocok atau tidaknya menjadi mitra bisnis, dan enam factor tersebut adalah sebagai berikut :


 Misi , dalam GSP yang sukses adalah harusnya ada win-win solution  dimana semua fihak saling memabntu mewujudkan tujuan masing-masing mitra.
2.      Strategi, setiap perusahaan memiliki boleh perjanjian strategi kesepakatan oleh mitra yang berbeda oleh sebab itu harus ada perencanaan yang matang dalam perjanjian kerjasama dengan mitra.
3.      Pengaturan, dalam bermitra tidak boleh ada pembedaan perlakuan karena seharusnya kedudukan mereka sama dalm diskusi dan consensus.
4.      Budaya, sangat penting memiliki kesamaan budaya dengan kemitraan karena walau memiliki tujuan sama namun cara kerja dalam budaya berbeda hal ini akan menimbulkan konflik sehingga sebaiknya jika belum ada budaya organisasi yang sama harusnya diciptakan budaya organisasi ketika sudah bermitra.
5.      Organisasi, Sebaiknya ada struktur baru yang bersifat inovativ dalam kemitraan supaya dapat beradaptasi dengan lingkungan pasar multinasional.
6.      Manajemen, Hal ini penting karena dalam bermitra setiap pengambilan keputusan itu sangat berpengaruh besar terhadap semua fihak yang terlibat sehingga sebaiknya ada aturan yang jelas dalam manajemen kebijakan kemitraan.
Setelah memahami enam aturan diatas mitra berbisnis juga harus memiliki empat perinsip dasar bermitra seperti di bawah ini yaitu :
1)      Walaupun kenyataannya mitra memburu tujuan bersama, mitra harus ingat bahwa kerja sama masih merupakan persaingan dalam bentuk berbeda.
2)      Keselarasan bukan ukuran sukses yang paling, beberapa konflik diharapkan dapat terjadi.
3)      Semua karyawan, insinyur, manajer harus memahami dimana kerja sama berakhir dan kompromi persaingan dimulai.
4)      Seperti telah dikemukakan di depan, amatpenting untuk belajar dari mitra.
Dengan memperhatikan semua peraturan, hal dan prinsip diatas maka diharapkan kedepannya kemitraan akan berjalan secara lancer sesuai kesepakatan berapa lam akan berlangsung dan bagaimana fungsi kedepannya.

D.Aliansi dengan Pesaing dari Asia.
Kebudayaan bisnis dan technologi yang dikembangkan oleh Negara barat biasanya lebih baik dan modern dibandingkan dengan Negara-negara di Asia pada umumnya oleh sebab itu sering kali Negara di perusahaan barat merasa rugi jika mereka melakukan aliansi kemitraan dengan asia oleh sebab itu banyak dari perusahaan barat yang membuat aturan manejemen pembatasan transparansi karena ditakutkan setelah bermitra Negara asia mengambil rahasia perusahaan dan malah akanmembelot menjadi lawan utama perusahaan di kemudian hari dan hal tersebut juga sedikit digambarkan pembuktiannya oleh penelitian McKinsey pada tahun 1990.


E.Contoh-Contoh Kemitraan
Untuk lebih memahami seperti apa yang pernah terjadi dalam kemitraan global ini maka tiga contoh kasus dibawah kan sedikit menjelasakan mana yang sukses mana yang gagal dan ada juga yang controversial.
       I.            CFM internasional/GE/Snecma contoh sukses kemitraan. Perusahaan GE dan Snecma ini dipandang sukses Karena terjadi sinergi diantara keduanya karena bergerak dalam satu bidang penerbangan satu pembuat mesinnya satu lagi perusahaan penerbangan antarkisa mereka bersepakat antara perusahaan perancis dan amerika ini bagaimana membuat suatu rancangan mesin jet yang unggul sehingga dengan komitmen dan system manajemen yang jelas dalam pengaturan pembuatan bahkan samapai tekhnik tanggung jawab pengambilan keputusan maka terciptalah banyak inovasi termasuk mesin jet tersebut sehingga sampai sekarang perusahaan kemitraan ini mengantongi profit miliayaran rupiah dari 125 pelanggannya di seluruh dunia.
    II.            AT&T/Olivetti contoh gagal kemitraan. Perusahaan yang bergerak di bidang computer dan telekomunikasi ini mulanya bermitra dengan harapan dapat menggabungkan dan menguasai pasar telekomunikasi dengan computer dimana keduanya memiliki hubungan yang sangat erat namun setelah berjalan ternyata kedua perusahaan sama- sama tidak memiliki posisi pasar yang kuat di bidangnya masing- masing sehingga ketika penjualan jauh dari yang diharapkan kedua perusahaan ini lama- lama mengalami kemunduran dan bangkrut. Hal ini terjadi karena sebelum bermitra kedua belah pihak hanya menggabungkan tanpa menganal lebih baik kondisi perusahaan yang akan dijadikan mitranya sehingga hubungan ini hanya sekedar rasa suka tanpa ada kejelasan apakah potensi yang akan tercipta dalam jangka pendek maupun panjang.
 III.            Boing/Jepang contoh yang kontorversial. Hal ini terjadi karena bayaknya anggapan bahwa kerjasama membuat produk pesawat terbang dengan bahan bakar baru dan model pesawat besar ini terlalu besar di tanggung oleh salah satu mitra yaitu boing dimana boing mengeluarkan biaya $4 milyar hanya untuk dapat bekerjasama dengan jepang sedangkan komisarium jepang hanya memberikan $1 sampai $2milyar kepada boing namun jepang dapat belajar dari ahli-ahli boing dalam membuat pesawat terbang walau hal ini jelas timpang tetapi kesepakatan tetap terjadi dan muncul isu besar bahwasanya dari usaha ini dalam jangka panjang jepang akan mencuri tekhnik boing dan menjadi pesaing boing di masa depan mengingat saat ini boing adalah pengekspor pesawat terbesar di pasar internasional seluruh dunia.
Sekiranya jelaslah beberapa contoh diatas menggambarkan kasus-kasus nyata dalam melakukan kemitraan global dimana jelas hal tersebut berbeda dari kemitraan tradisional.



F.Kemitraan Internasional di Negara Berkembang.
Dengan kondisi yang masih sederhana dan belum dapat mensaingi dengan ketat dari dominasi Negara maju maka kebanyakan dari Negara berkembang hanya dijadikan man investasi saja dari Negara maju untuk pengembangan industrinya di masa mendatang hal ini terbukti dengan banyaknya mitra Negara maju di rusia mereka melakukan aliansi dengan perusahaan maju agar perusahaannya maju juga karena memang sector berkembang di Negara rusia tidak dapat berkembang dengan baik tanpa bantuan Negara maju selain itu di india GM motor juag menanamkan banyak sahamnya agar kelak di akhir decade dapat menghasilkan target permintaan pasar yang diinginkan.

G.Strategi KEIRETSU di Jepang.
Merupakan suatu bentuk budaya organisasi yang sangat hebat karena pada mulanya tahun 1950an hal ini terjadi karena adanya pengelompokan ulang dari empat konglomerat besar (ZABATSU) yang mendominasi ekonomi jepang sampai tahun 1945 dimana kelompok ini bersifat social dalam melakukan kerjasama sesame perusahaan jepang karena prinsip KEIRETSU adalah pilihan pertama dalam kerjasam adalah anggota keiretsu kedua adalah pemasok milik jepang dan keriga baru perusahaan local, Sehingga jelas kepentingan yang dicari lebih sering mengarah pada keuntungan produsesn daripada konsumen walau seperti itu dengan adanya strategi ini harga komoditi menjadi stabil. Kondisi ini kini telah melemah karena dengan adanya fair trade commisiion dapta membubarkan system strategi ini sehingga jika ada yang melakukan kecurangan lagi seperti ini baik perusahaan induk maupun anaknya akan terkena sangsi.

H.Lebih dari Aliansi strategis.
Perusahaan terkait adalah kelanjutan tahap dari dari evolusi aliansi strategis, dimana dikelompokan dari perusahaan di seluruh Negara yang saling berkaitan dalam industry dengan tujuan umu yang sama dan mendorong mereka seolah-olah perusahaan itu satu dari banyak perusahaan dan dari konsep ini maka akan muncul Virtual Corporation ialah perusahaan yang terdiri dari banyak perusahaan yang dikenadlikan dengan system komputerisasi dan berbasis technologi mukhtahir sehingga perusahaan it uterus dapat saling bersinergi dengan media tekhnologi seakan-akan mereka tinggal dalam satu wilayah yang sama untuk mencapai tujuan strategisnya masing-masing.

KEPUTUSAN PRODUK GLOBAL DAN MEREK GLOBAL
Produk Global
Produk adalah semua yang dapat ditawarkan kepada pasar untuk diperhatikan, dimiliki, digunakan, atau dikonsumsi yang dapat memuaskan keinginan atau kebutuhan pemakainya
Produk global merupakan produk yang ditawarkan di pasar global. Produk seperti ini bersifat international dan multiregional.
Keputusan Produk Global
                Keputusan produk meliputi beberapa tahap, yaitu tentang keputusan mengenai atribut produk, pemberian merek, pengemasan, pelabelan, dan jasa pendukung publik. Di bawah ini gambar keputusan mengenai masing-masing produk.

Proses Keputusan Produk
  1. Atribut Produk
       Kualitas Produk
       Fitur
       Gaya dan Desain Produk
b. Pemberian Merek
c. Pengemasan
d. Pelabelan
Keputusan produk dibagi menjadi dua:
  1. Keputusan Bauran Produk
  2. Keputusan Lini Produk
Keputusan merek global
  Merek adalah nama, istilah, tanda, symbol, disain atau kombinasi dari unsur-unsur ini, yang dimaksudkan sebagai pengenal barang atau jasa dari penjual dan sebagai pembeda dengan pesaing.
  Tanda merek adalah bagian dari merek yang dapat dikenali namun tidak dapat diucapkan, seperti symbol, disain, warna atau huruf yang khas.
  Merek global, seperti halnya merek nasional atau merek internasional, mengandung simbol tertentu yang diyakini konsumen.
Perangkapan Merek
  Beberapa perusahaan menguji atau telah menggunakan perangkapan merek, dalam pengertian lebih dari satu merek di bawah satu atap.
  Kekuatan pendorong di balik perangkapan merek itu adalah penerimaan tambahan dan daya tarik tambahan bagi restoran melalui merek terkenal yang diharapkan menarik minat pelanga
Kondisi Pendukung Penetapan Merek
Lima kondisi di bawah ini mendorong pengambilan keputusan penetapan merek :
  Produk akan mudah dikenali jika menggunakan merek atau tanda merek.
  Produk dipersepsikan mempunyai nilai tertinggi untuk harganya.
  Kualitas dan standar mudah dipertahankan.
  Permintaan atas kelas produk umum cukup besar sehingga dapat mendukung rantai regional, nasional maupun internasional.
  Terdapat ekonomi skala

  baru atau mengajak pelanggan lama untuk lebih sering kembali dan lebih banyak berbelanja dalam setiap kunjungan.

Lego adalah kependekan dari dua kata Denmark: leg (bermain) dan godt (baik). Berawal dari bengkel tukang kayu, layaknya cerita dongeng, Lego berkembang menjadi pabrik mainan yang melegenda dengan area pemasaran mencapai 130 negara.
Legoland Parks berada dibawah Global Family Attactions Division dari LEGO company mereka telah mempunyai merek themes parks yang perkembangan dengan bisnis utama sebagai manufaktur mainan anak-anak. Sejak 1960s, perusahaan berusaha menginternasional, perusahaan mempunyai 57 tambahan/cabang didalam 30 negara, dengan sales yang tersebar diseluruh dunia untuk produknya di lebih 130 bangsa.

ABOUT PT. BAJAJ AUTO INDONESIA
BAJAJ
Bajaj Auto Limited
Bajaj Grup merupakan satu diantara 10 rumah dagang terkemuka di India. Kiprahnya terbentang luas meliputi pelbagai industri, sistem otomobil (roda dua dan roda tiga), perlengkapan rumahtangga, penerangan, besi dan baja, asuransi, perjalanan dan keuangan.
Dibawah bendera perusahaan Bajaj Auto, kelompok ini berada di tingkat kelompok perusahaan terbesar keempat di dunia pembuat kendaraan motor roda dua dan roda tiga dengan merek Bajaj sudah terkenal di beberapa negara seperti Amerika Latin, Afrika, Timur Tengah, Asia Selatan dan Tenggara.
Pemimpin Bajaj Grup saat ini adalah Rahul Bajaj. Dia memegang kendali perusahaan yang telah menjalankan usaha bisnis sejak tahun 1965. Dibawah kepemimpinannya, omset perusahaan dibawah bendera Bajaj Auto ini melejit dari Rs 72 juta menjadi RS 46.16 milyard (Dollar Amerika: 936 juta). Produk prototype berkembang dan merek ini juga mendapat tempat di pasar global. Rahul Bajaj merupakan salah seorang tokoh bisnis India yang terhormat dan dihargai di dunia internasional untuk ketajaman bisnis serta semangat dagangnya.

Bajaj Global

Prestasi
Adalah Bajaj Auto Limited yang melahirkan merek dengan kualitas dunia dan telah diakui sebagai perusahaan terbesar keempat dalam industri sepeda motor. Bajaj adalah jaminan atas kualitas yang sempurna dan terbaik.
Tergabung dalam salah satu dari 34 anak perusahaan Bajaj Auto yang didirikan sejak tahun 1926.
* Bajaj Auto Ltd.
* Bajaj Holdings & Investment Ltd.
* Bajaj Finserv Ltd.
* Bajaj Allianz General Insurance Company Ltd.
* Bajaj Allianz Life Insurance Co. Ltd
* Bajaj Financial Solutions Ltd.
* Bajaj Auto Finance Ltd.
* Bajaj Allianz Financial Distributors Ltd.
* Bajaj Auto Holdings Ltd.
* P T Bajaj Auto Indonesia (PTBAI)
* Bajaj Auto International Holdings BV
* Bajaj Electricals Ltd.
* Hind Lamps Ltd.
* Bajaj Ventures Ltd.
* Mukand Ltd.
* Mukand Engineers Ltd.
* Mukand International Ltd.
* Bajaj Sevashram Pvt. Ltd.
* Jamnalal Sons Pvt. Ltd.
* Rahul Securities Pvt Ltd
* Shekhar Holdings Pvt Ltd
* Madhur Securities Pvt Ltd
* Niraj Holdings Pvt Ltd
* Shishir Holdings Pvt Ltd
* Kamalnayan Investments & Trading Pvt Ltd
* Sanraj Nayan Investments Pvt. Ltd.
* Hercules Hoists Ltd.
* Hind Musafir Agency Pvt. Ltd.
* Bajaj International Pvt. Ltd.
* Bachhraj Factories Pvt. Ltd.
* Baroda Industries Pvt. Ltd.
* Jeevan Ltd.
* Bachhraj & Co Pvt Ltd
* The Hindustan Housing Co. Ltd.
* Hospet Steels Ltd

Bajaj terus bertahan sebagai pengekspor terbesar India untuk kendaraan beroda dua dan beroda tiga. Selama tahun 2008-2009, perusahaan tersebut telah mengekspor 772,519 kendaraan beroda dua dan beroda tiga dan mencatat pertumbuhan sebesar 25 persen, melampaui penjualan di tahun 2007 – 2008. Saat ini volume ekspor mencapai 37 persen sedangkan nilai penjualan bersih mencapai 35 persen.
Perusahaan ini berhasil membuat suatu unit rakitan di Nigeria dengan bantuan distributornya untuk memenuhi permintaan pasar Afrika yang terus meningkat.
 


Tampilan
• Jaringan distribusinya mencakup 50 negara 
• Produksi kendaraan tersebut mendominasi Sri Lanka, Kolumbia, Banglades, Amerika Tengah, Peru dan Mesir.
 
• Mengembangkan tempat tumpuan di Afrika
 
• Semua produksi dibuat berdasarkan pesanan pasar
 

Bajaj Global
PT. Bajaj Auto Indonesia, anak perusahaan dari Bajaj Auto Limited, India, didirikan pada bulan Juli 2006, di Indonesia. Perusahaan ini mulai beroperasi dengan diluncurkannya Pulsar 180 pada bulan Nopember 2006, diikuti dengan peluncuran Pulsar 200 pada bulan Januari 2008.
Pada saat ini merek Pulsar melambangkan kenikmatan Sistem kendaraan bermotor hasil produksi Bajaj di Indonesia. Hal ini kemudian diikuti oleh peluncuran XCD 125 DTS-Si untuk memenuhi permintaan pangsa motor jenis sport. Bajaj Auto Indonesia saat ini mempunyai kantor yang berbadan hukum di Jakarta dan pabrik perakitan di Cikarang (Jakarta) dan mempunyai lebih dari 90 ruang pamer ekslusif 3S yang menjual Pulsar 180, Pulsar 200 dan Bajaj XCD 125 dengan jaringan pelayanan yang tangguh dan para mekanik yang terlatih yang menyediakan pelayanan tehnis kelas dunia untuk pasca pembelian. Suku cadang Bajaj yang asli juga tersedia dan mudah didapat melalui jaringan pelayanan tersebut.
Bajaj Auto secara konsisten mengembangkan penawaran-penawaran produksinya termasuk jaringan pelayanan yang ada di Indonesia. Dalam waktu yang singkat, perusahaan ini berhasil memberikan gambaran untuk menjadi yang “unik dan berbeda” termasuk tehnologinya. Hasil produksi yang hanya terdiri dari pangsa kendaraan bermotor jenis sport ini berhasil menciptakan pelanggan khusus didasarkan atas umur yang masih muda, memahami tehnologi, berpendidikan, pemakai kendaraan yang tidak segan mengeluarkan uang untuk membeli perlengkapan tambahan agar kelihatan beda dari yang lain.
Para pelanggan setia Bajaj Auto secara aktif ikut serta mempromosikan kebersamaan dan persaudaraan diantara mereka melalui Klub-klub pertemuan, jambore, dan perjalanan petualangan.
Bajaj Auto indonesia mempunyai ambisi dengan strategi yang jelas yaitu menciptakan suatu merek yang menggabungkan tehnologi moderen dengan penyediaan produk-produk dan pelayanan berkelas dunia melalui jalur yang berorientasi pada pelanggan. Semua ini bertujuan untuk dapat menjadikan Indonesia sebagai pemilik kendaraan beroda dua dan orang-orang yang mempunyai tujuan untuk mendapatkan pengalaman dari Sistem permotoran yang unik ini melalui produksi portefel yang tersedia dan terencana.
Bajaj Auto Indonesia adalah suatu organisasi yang peka - terhadap para pemegang saham, rekan-2 bisnis, pelanggan, karyawan dan kepercayaan dalam tatanan perrlindungan alam dan sumber-sumber mata pencaharian untuk kemudian hari.
PT Bajaj Auto Indonesia
Nama Perusahaan
:
PT Bajaj Auto Indonesia
Status Perusahaan
:
Perseroan Terbatas
Status Investasi
:
PMA (Penanaman Modal Asing)
Berdiri Tahun
:
November 2006
Produk
:
Bajaj Pulsar DTS-i 180
Bajaj Pulsar DTS-i 200
Bajaj XCD DTS-Si 125
 
Alamat
:
Head Office
PT Bajaj Auto Indonesia
Menara Imperium Lt.12X
Jl HR Rasuna Said Kav.1
Jakarta Selatan 12980
Tel : +62 21 828 1787 (Hunting)
Fax : +62 21 830 7615

Plant
Jl Angsana Raya Blok A9 No.8
Kawasan Industri Delta Silicone
Lippo Cikarang
Bekasi 17550

 
Aktivitas
:
Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM), Perkitan
Sepeda motor Bajaj
 
Jumlah Jaringan
:
92 Ekslusif showroom di 63 Kota diseluruh Indonesia
(November 2009)
 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar